Prodi Matematika Kampus Merdeka Mari Berdampak untuk Tanah Air Tercinta

Mari Berdampak untuk Tanah Air Tercinta

Nama saya Resa Noelsa, salahsatu Mahasiswa Matematika Unisba yang menjadi peserta pada Program Kampus Mengajar Angkatan 2 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI. Berbagai proses seleksi mulai dari administrasi, tes kebhinekaan hingga ditetapkan menjadi bagian dari 16.000 peserta Kampus Mengajar Angkatan 2 dari 30.000 pendaftar se-Indonesia   merupakan kesempatan yang berulang kali saya syukuri.

Program ini memberikan wadah bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat selama masa perkuliah kepada para siswa di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) untuk mendorong kualitas pendidikan di Indonesia. Saya ditempatkan di sekolah SD Islam Al-Muizz yang berada di Gedebage Kota Bandung. Selama mengikuti program, mulai dari pembekalan, pelaksanaan, hingga penarikan peserta, banyak hal yang menjadi pelajaran bagi saya. Berbagai problem dilapangan dibagi menjadi beberapa fokus yaitu pengembangan teknologi, administrasi, literasi dan numerasi.

Pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia secara umum memang sulit untuk dilakukan melihat keterbatasan dan luasnya wilayah Indonesia. Kurangnya kesadaran mengenai pentingnya pendidikan, banyaknya angka buta huruf, kurangnya minat baca dan literasi serta numerasi yang selalu dikaitkan dengan matematika dan dianggap suatu hal yang menyeramkan tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah. Pengelolaan Sumber Daya Manusia terutama anak-anak sebagai generasi penerus dimasa yang akan datang menjadi tanggungjawab kita bersama dari berbagai elemen masyarakat, terutama Mahasiswa. Maka dari itu, saya bersama 4 rekan dari berbagai kampus mengikuti program ini untuk senantiasa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berbagai program kami landingkan disekolah seperti Mading, 10 minutes 1 story, Nonton bersama film legenda Indonesia dan sebagainya. Kami juga melaksanakan program yang bekerjasama dengan berbagai instansi seperti Pelatihan Kepenulisan dengan Gerakan Literasi Nasional Jawa Barat dan Perpustakaan Keliling dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda) Jawa Barat. Mengingat kami hanya bertugas selama 1 semester, maka untuk program berkelanjutan kami melakukan kerjasama dengan Dispusipda untuk menjadikan SD Islam Al-Muizz sebagai sasaran titik pelayanan pengembangan perpustakaan. Alhamdulillah, Dispusipda mengirim sebanyak 250 eksemplar buku untuk dibaca oleh siswa-siswi disekolah. Buku-buku yang dikirimkan akan ditukar secara berkala dengan judul buku yang lain dan diharapkan dapat mencapai salahsatu tujuan bersama yaitu meningkatkan minat baca dan literasi siswa khususnya di SD Islam Al-Muizz.

Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama. Jadilah lilin di desa, yang tak pernah padam dan tak kalah terang oleh lampu kota. Mari berdampak untuk tanah air tercinta karena Peran Saya, Peran Anda, Peran Kita Semua sangat mampu untuk membawa Indonesia menuju Emas di 2045.

Related Posts